Tampilkan postingan dengan label bodoh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bodoh. Tampilkan semua postingan

6.6.09

out of ma mind

Sejak terbangun pagi ini..

Hampir jam 6 pagi, kurang 15 menit. Niatku memang ingin menyelesaikan sedikit pekerjaan rumah, nyuci beberapa lembar baju kotor tepatnya, tapi air di kamar mandi sedang tidak mengalir, dan itu membuatnya tertunda sampai mungkin nanti kusampaikan kepada pengelola kos. Untuk saat ini, aku masih malas. Beberapa saat kutinggalkan kamar, Trung sudah terdengar pamit kepada pengelola dirumah depan. Owh, berarti dia sudah berangkat, dan aku tidak sempat mengantar dan bilang sekedar hati-hati di jalan atau tambahan salam buat orang rumah, sekedar basa basi biasa.

Pagiku cukup buruk rasanya, aku hanya berbaring ditempat tidur ketika aku memutuskan untuk meninggalkan cucian kotor dikamar mandi dan kembali kekamar. Kos-kosan masih sepi, dan memang sepi sekali, hanya ada 3 orang dikamar atas. Beberapa saat saja setelahnya aku mendengar suara pesawat yang baru akan mendarat, pesawat pertama entah lepas landas dimana, aku merindu rumahku seketika. Aku merindu kenyamanan tak beralasan yang selalu ada disana, tempat terbaik untuk melarikan diri. Satu-satunya tempat dan orang-orang yang mau menerima aku marah-marah tidak jelas. tak memberi alasan, tapi mereka tau apa yang harus mereka lakukan, keluarga selalu paling bisa mengerti. Aku merindu rumahku dengan sangat.

Lalu kuraih handphone yang baru beberapa saat lalu kunyalakan kembali setelah semalaman ku matikan. Adding latest thing on my mind thru my status, and have it off. Aku blank, kosong.

Aku menyadari satu hal, memang ada yang masih tertinggal dari sebuah obrolan semalam, but it cant forced me to tell anymore reason. Sesuatu membuat jantungku berdegup tidak seperti irama yang biasanya, aliran nafas yang semakin menghimpit, baru kali ini aku marah dan dipaksa berbicara panjang lebar, tapi tidak bisa menangis, aku melakukan sesuatu yang tidak biasanya terjadi. Tapi terpaksa, aku tidak cukup berani untuk meneruskan ini, aku berharap aku baik-baik saja, dan pagi ini cukup lebih baik dari semalam. Aku tidak merasa sakit secara fisik, aku tidak merasa sakit secara batin, seperti tidak ada yang sudah terjadi.

Jangan paksa aku untuk marah.

Tiba-tiba aku mengingat wajah teman-teman kampusku yang baru kukenal beberapa bulan terakhir, kuingat wajah mereka satu-persatu, wajah mereka kemarin sore menjelang malam terakhir kali, masih ada yang harus dibicarakan hari ini tentang HRM atau OM dengan POM nya- sesuatu yang bisa membuatku melarikan diri.

Memang, ada yang tidak beres.

Mungkin akan ada yang pernah membaca ini,
aku tidak ingin kamu hilang tanpa sesuatu. Aku pun tidak ingin meminta sesuatu apapun, hanya jangan memaksaku untuk menyakiti pikiranku lebih dalam. Beri ruang pada kenangan, kebersamaan, dan waktu yang pernah berlalu untuk mencairkan sesuatu yang sudah membeku. Sehingga nanti ketika aku merindukan dirimu dan saat-saat obrolan terbaik kita, aku tidak sungkan bilang "aku sedang merindukanmu". Jika aku bisa meminta sesuatu (lagi), aku minta, ANGGAP SAJA TIDAK PERNAH TERJADI APA-APA. Seperti anak kecil...

*there's a kid in me, which I won't deny*

25.5.09

*sigh*

It was nice to be alone, not to have to smile and look pleased; a relief to stare dejectedly out the window at the sheeting rain and let just a few tears escape (Twilight)

This is not good.
n_n

12.5.09

What Happened Recently??

Posting ah... *iseng*
1. I am stuck at the comp lybrary dengan seperangkat komputer, tis is my first time w PC since I don't even remember how long :D
2. I've been waiting for freddy bring me the journals and articles for next time class with pak Hanni Handoko, and he took so long. heu..
3. Aku ninggalin Firda dikosan dgn perut kosong, blm makan sejak pagi.
4. Stuck

10.5.09

Ingin dimengerti

Terkadang lingkungan bersikap skeptis terhadap suatu perubahan drastis-tentatif yang terjadi dalam diri kita, padahal itu mungkin sekedar reaksi biasa, yang agak berlawanan dari hal-hal yang selalu terbiasa kita lakukan. Jika sudah seperti ini, kita dianggap egois dan terlalu berlebihan, yg berujung pada menempatkan kesalahan pada diri kita, seolah-olah kita tidak seharusnya bersikap seperti itu, seolah kita sudah terpola bersikap seperti biasanya, sehingga menolak adanya sebuah perubahan yang bahkan hanya sebentar saja.

Lalu, dimana letak pengertian?

Pada posisi ada yang "ingin dimengerti" atau ada yang "tidak bisa mengerti"??


-hollow in sorrow-

5.5.09

Love to hug you Capt.!

Get in stuck while listening the introduction melody of Boston from Augustana, it made me realize, the song on my randomly playlis has just fitted my heart-and-mind feelings. Started from Where'd You Go by Fortminor, ms.Underwood's Inside Your Heaven, and now Boston. Those songs remainds me to a controversial mind, controversial thought, controversial kinda almost-become-a-relationship, my controversial cousin, a boy from my childhood. Hyyyaaa... My lil prince when I was playing so called 'prince-princessee'. LoL

What'a memory! We are almost-man-and-woman, and I can't pay out anything for not smiling at him whenever I met him. I love tat guy, I bet. Hahaha..

*blushing*

Remembering.. Anyone can see me in shame at the first time (in our 20y'old of age) we took a pic together, and you look a way sooo... "so whatt??".

Love to hug you (again) Captain!
;)

30.4.09

Jogja dan hari ini

Ketika aku nanyain diriku sendiri, sebelum orang laen nanya, "how's jogja feels like??". Aku bisa jawab... Jogja lumayan panas, lumayan tenang, lumayan gampang muter2 pake peta aja, lumayan banyak makanan enak nan murah, lumayan canggih, lumayan gede mall nya (sekalipun ZARA belum kutemukan disini), tapi sangat menikmati, sangat menyukai.
hanya satu yang kurang suka, bubur ayam nya manis! agh! ga satu nusa satu bangsa satu rasa nih, dimanamana bubur ayam yang saya makan, rasanya sama, cuman dijogja baru aku nemuin rasanya beda.

Dan, suatu waktu, ketika ada yang pernah nanya, saya jawab.. Jogja asik.

Tadi aku ke kampus, dianterin dan ditungguin Teguh, registrasi ulang, dan ngisi KRS, dapet jadwal kuliah dan... bergidik aku liatnya pas disuru liat jadwal di papan pengumuman, o'ow.. minggu depan aku bakal ketemu pak Hanni Handoko dan Basu Swastha, orang2 yang namanya hanya kutemukan di buku2 yang kupelajari tempo hari waktu masi kuliah di UB. Mana langsung masuk kelas reguler lagi, which means.. aku akan sekelas sama mahs2 yang baru menempuh matrikulasi semester lalu, yang tentunya sudah mulai terbiasa dengan sistem perkuliahan.. dan aku masii... awam.

Setelah itu sayaa.... kabur ke Bossanova,
Hohoho... asiknyaa di Bossanova, inet kenceng, sebelahan sama jus alpukat dan nasi goreng, yummy! betah ah disini, mo nyobain billyard ahh... :)

24.4.09

WTF

whoa.. it's been a day. keep holding on what's in your mind.

sudah 2 hari saya di kosan, sekalipun seharian ga pernah ada di kos, bawaannya jalaaan aja, menjelang malam baru balik, berasa turis, hoho...

pas balik semalam... ada yang ga beres (dikosan).
pernah beberapa saat yang lalu, maksutku dulu, waktu ceting sama Nina, dy crita ttg keadaan dikosan yang tidak kondusif, at all. aku cuman ketawa2 aja, udah bisa kebayang kayak apa, tapi sekedar ngebayangin. dan ternyata emang bener, saya liat dan menyaksikan dengan seksama, bahkan hampir terlibat didalamnya. hehe...

critanya, ada anak kosan yang lagi sakit, udah beberapa hari selama ujian dia demam, cuman masi memforsir buwat ujian (maklum, kedokteran..), pas hari terakhir ujian (kemarin) dia mutusin buwat ke dokter, priksa kesehatan, dan katanya udah dijanjiin sama salah satu anak bawah mo nganter dia hari itu. saya yang baruu aja dateng, disamperin sama dia. dia nanyak, apa enjel belum datang?setau saya enjel lagi tidur, makanya kamarnya gelap. trus curiosity bikin saya nanya dia, ada apa toh?? dia jawab.. (dengan setengah berbisik)
"gini mbak, aku mau ke dokter, dan udah dijanjiin sama mba tetangga sebelah mo nganterin, tapi sampek sekarang dia belum balik, padahal dokternya tutup jam 6 sore, tadi katanya dia balik sebelum magrib"
aku yang denger langsung ngerti kenapa si mbak "tetangga sebelah" itu ngasih isyarat 'sssst..' pas aku balik tadi siang mo balikin kunci pager ke dia, setelah itu jendelanya ditutup lagi, dia ada, tapi emang ga niat anterin, huh!!!
aku pingin banget nganterin, tapi ga ngerti juga dokter2 an di malang, cuman sekali ke dokter tapi ga bonafid juga, gmn mao nganterin orang berobat.
aku tanya lagi "udah bilang ibu kos?"
jawabnya dengan suara yang semakin kecil "ibu kayaknya ga peduli deh mba, soalnya kemarin waktu mba sebelah bilang kalo saya sakit, dia alesan, lagi capek katanya, mo istirahat"
aku membatin "what the f**k!"
akhirnya anak itu dianterin sama salah satu anak atas, dan beberapa saat sebelum brangkat, dia pamit ke ibu, dan minta dititipin pesan ke mba "tetangga sebelah" kalo dia minta maaf, dia udah ke dokter duluan.
waktu itu aku juga lagi diruang depan, ngeliyat ibu ikut2an boong kalo si mbak "tetangga sebelah" masi diluar dan pulangnya malem! shit!
beberapa saat setelah dia pergi, langsung ada kabar dari Nina, kalo anak itu masuk RS, dia kena DBD, Gosh... kasian betul anak itu.. dan c.. respon ibu kos??? biasaaaaaaaaaaaaaa aja. malah cuek bebek, really dont care! WTF! sampek sekarang, tidak ada niatan dari mereka sedikitpun buwat ngebesuk, nitip apapun tidak ada!
bener..bener..bener kata Nina, orang2 itu bener2 antisosial, dan agh, ga taw mo ngomong apa lagii.. hipotesis saya sendiri semakin kuat.

semalam saya cuman bisa nitip pesan ke anak itu, moga lekas sembuh lewat sms, dan moga2 entar ada waktu buwat ngejenguk.
sampek sekarang masi ga abis pikir, knapa ya ada orang yang ngebantu orang lain dengan milih2 siapa yang pingin mereka bantu, dan selalu aja pamrih.

syukurlah... saya tidak ingin punya lebih banyak waktu lagi berada disini, bener2 bobrok.

***

oiya. HAVE A VERY BLESSED HAPPY 17th BIRTHDAY FOR ZARA!! pray for the best wishes, and may God blessed all the way.

7.4.09

*gleg*

wow. its been a very long time since last time posting, timeless, wordless, semua serba kurang.
Skarang.. saya udah dirumah lagi, and its glad to know, aku bisa balik ke rumah lagi sejak 5 harian di Jogja ngurusin ini-itu proses menuju s2, wish me luck y'all!

5 hari sebelum ke Jogja, sempet liburan ke Bali, it's very beautifull island (niru kata2 Jesper), yes it is dah, sekalipun ada sedikit hal yang kurang berkenan terjadi di Benoa, feel very sorry to myself. I have one thing, pas jalan2 disepanjang legian, saya nemu toko yang jualan baju yang udah lamaaa banget saya cari, pertama liat dan jatuh cinta di Malang, Plaza Araya, waktu itu sama tante Firda, but unfortunately, ga ada size yang muat di bodiku. Kedua kalinya, saya ke TP-Surabaya, pas jalan ma bokap, langsung nanya baju yang dimaksut sama pelayan tokonya, jawabnya : sold out. Hiks.. :'(
Dan pas di Bali, kan berhamburan tuh toko2 yang ngejual brand itu.. saya sempet nyari, beberapa toko (seinget saya ada 4 toko), ada yang majang baju itu, dan size paling gede yang mreka punya adalah size eM!! pas nanya size yang larger, ga ada size katanya, huks.. Kalo udah kek gini, syapa yang harus disalahkan, tubuh saya, atau pabriknya??? hihi :D
However, I really keen on tis shirt, the red or black one, with cap. Attracted me from the very first time!

Yesterday, I've met pretty little baby, sepupu saya baru aja ngelahirin, si wanita super yang rela aja ditinggal suami selama masa kehamilan, saluto. si beby lucu banget, kalah menarik dibandingkan cerita proses kelahirannya, saya suka ngeri sendiri, dan bener2 ga berani ngeliat vidyo nya, serem aja. Hoho... ga kebayang dah *hypnotized*

Dari tadi siang saya sebel sama cukong yang ngerjain kebayaku, shit happens! kaco, kaco! sebell!!! sebenernya dari kemaren, tapi tadi mau tidak mao harus kesana lagi, ngukurin baju mama, dan ketemu dia lagi, nyebelin, beneran! sampek bikin saya ngomel2 sepanjang jalan. Huuh! sudahlah.. ga ada yang bersedia jadi kantong sampah omelanku juga, ditelen sendiri ajah.. *sigh*

Well, I am happy, and I am sad, loh, loh, hehey.. banyak temen2 yang dulu2 ilang tiba2 muncul, dan membuat saya merindu mereka sangat, pengin banget ketemuu.. ada juga yang saya cari justru tidak muncul dan bahkan tidak welkam sama sapaan saya lewat pesan singkat, sudahlah, saya mungkin sudah dilupakan, people come and go toh... :)
yang penting.. saya akan punya episode baru lagi, teman2 baru lagi, dan keseharian yang baru lagi, ganbatte!

Banyak yang ingin saya hamburin disini sebenernya, cuman lagi ga beraturan, kaco balau, kek isi kepala, bahkan isi perutku. Hihi.. :D
Pokoknya I really have so many wonderfull times being lived tis lately. And be ready for another surprises!

24.3.09

si mobil "berpengemudi geblek"

Location : Sultan Hasanuddin International Airport
Time : 5 : 14 am

Astaghfirullah... saya masi coba istighfar, di sela2 mengumpat-umpat ga jelas ke ibu2 "sok pejabat" yang menyambar mobil pagi ini, bukan pagi, tepatnya dini hari. Sayangnya saya ga bisa mengomel didepannya, karena Ayah dari dulu sekali tidak pernah membiarkan saya turun dari mobil setiap kali ada kejadian seperti itu, karena Ayah emosian, biarlah saya duduk tenang aja, tapi tetep, saya akan mengumpat2 sejadi2nya dalam mobil, incase yang salah si penabrak.

Kali ini kejadiannya mobil di posisi setengah meter didepan si mobil "berpengemudi geblek" itu, pas Ayah mao turun karena btr lagi berangkat, di datengin sama petugas bandara, memberitahukan agar sesegera mungkin, krn mobil di belakang sudah mo keluar. Ketika diberi tahu seperti itu, si mobil "berpengemudi geblek" langsung asal nyosor kedepan, nabrak lah, untuk ga sampek ringsek. Gitu si "pengemudi geblek" disuru mundurin mobil ga bisa. Halooo... *kupikir saya paling geblek nyetir mobil, ternyata ada yang lebih oon*.

Gitu yang ga bisa diterima adalah ketika Ayah bilang, udah, udah, ga usah dipermasalahkan, lah.. si suami yang juga sok pejabat ngotot bilang istrinya ga salah, katanya mobil kita yang berada deket bgt sama mobilnya. Iddiiiih!! seluruh dunia juga tau, Ayah ga mungkin markir sembarangan, dan posisi mobil setengah meter apa masih kurang jauh??? si ibu sok pejabat juga mulai belagak, gitu mundurin mobil aja ga bisa, sapa yang geblek kira2, sapa yang salah kira2??? siapa yang baru nyetir kira2???

Hem.. sialan bener ah tu orang, bikin mood jelek pagi2, bikin ayah emosi ketika seharusnya tenang beberapa saat sebelum naek pesawat. Istighfar, istighfar..

22.3.09

politik, politik,

Kmaren abis dari les, saya disuru mampir ke kantor ayah. pas dijalan dengerin ayah ngobrol sama stafnya yang duduk di sebelahnya, apalagi kalo bukan soal politik. Kali ini menyoroti gerak gerik KPK belakangan yang terkesan sedang mengincar para petinggi2 sulsel, terlihat dari sekian kasus yang sedang di usut saat ini. Dan tau bagaimana seorang pemikir berpola politik kental melihat hal itu?

Statemen ayah seperti ini : sepertinya sedang ada konspirasi politik yang terjadi, pejabat2 sulsel sedang menjadi fokus sasaran KPK, semacam ingin menimbulkan kesan bahwa orang2 sulsel itu suka korupsi, tentu saja hal ini tidak terlepas dari rumor JK akan maju pada pilpres mendatang sebagai calon presiden.

Mengerti?? saya sedikit paham, dan manggut2 aja tidak menimpali sesuatu apapun, yang jelas timbul sebuah kesimpulan dalam pandangan saya mengenai orang2 yang terjun dalam dunia politik : orang2 berpikiran politis, tidak pernah berpikiran positif atau bahkan memang harus selalu skeptis atas setiap isu yang ada dilingkungannya.

Ketika dapat kesempatan ngobrol berdua saja dengan ayah, saya lalu bilang : orang politik selalu negatif thinking ya.. dan jadilah dia menjelaskan panjang lebar, bagaimana sebuah sikap politik yang jauh dari kesan idealis. However, diakhir obrolan, saya menutup, mungkin saya akan berujung di politik nantinya. Hehehe.. :D

Ngomong2 soal politik, skarang lagi jaman2nya kampanye. Setiap saya keluar rumah menuju jalan Urip Somoharjo lewat A.P.Pettarani, di trotoar jalan yang diatasnya berjejeran pohon2. Di batang pohon itu, tidak ada satupun yang tidak ada poster calegnya. Pokoknya rame abis, dan satu caleg yang paling sering saya liat adalah Indira Chunda Thita SYL, tidak lain dan tidak bukan putri dari orang nomer satu di SulSel. Thita menjadi caleg dari PAN, kontras dengan salah satu keluarga SYL juga, yang menjadi caleg dari partai demokrat (ga teguh pendirian banget sih!).

Diantara sekian banyak caleg, yang menjadi idola saya hanya 2 : Januar Jaury dan Faldy Ferdiansyah, keduanya dari partai Demokrat. Hal ini terlepas dari kagumnya saya pada presiden SBY loh.. FYI, tendensinya adalah karena kedua orang itu ganteng. Caleg paling ganteng lah diantara sekian banyak poster caleg yang ada. Hahay.. ;)

1.3.09

. . .

Kok bisa yaa...??

Oke, kita liat nanti aja,

skarang dia masih membaca,

jangan diganggu,

dan saya juga sedang membaca,

jangan diganggu,

hemm...

tiba2 kangen semester 5..

:'(

*baru ngeh,trnyt ini postingan pertama maret*
*sedih...ada yg ikut2an boong*
*ingin begadang,tapi ngantuk*

28.2.09

coretan bodoh.

D'oh.. peringatan dini terhadap diri sendiri tidak mempan, saya bikin org tersinggung lagi. Dan saya hanya bisa tersungging, ngerasain kelakuan saya sendiri, huuh... plis...teman2ku...jangan mudah tersinggung, kalo banyak2 tersungging gapapa deh.. sebenernya karena... saya agak susah meminta maaf! (gitu kelakuan ga dijaga pulak!)

"Dududdduw.." syndrome sudah mulai menyebar, rasanya seneng juga, seperti menebar virus, skarang saya taw gmn rasanya orang yang brhasil menyebar virus HIV lewat jarum yang diletakkan di t4 duduk di tempat umum dimana hal itu sempat gempar diisukan dulu.. rasanya.. puas, ada yang ikutan bego seperti saya. haha...
Tiap bertemu Ryan Peter, pasti "dududduw.." terekspose begitu saja, ada lagi satu orang yang sempat terkena sindrom ini, biasanya kalo smsan ada dududududuw nya.. hihi :D
Sebenernya sindrom ini sudah mulai ku minimalisasi sejak surat resmi teguran dari Nina, yang ngerasa tersinggung terhadap kebiasaanku itu, aneh aja kan (tuh kan, temans...jangan mudah tersinggung dong..plis..). Belakangan ketemu danil juga biasa2 aja, ga ada dududuw lagi, tapi sayang seribu sayang, kaki Maling yang gatel bikin dia menyusul ke kampus dan bertemu kita sehingga saya mulai merasa sindrom itu kembali mewabah lagi dalam diri saya. seperti penyakit, sakit. (apaan c??)

Ga jelas gitu kan saya, yah..begitulah perasaan seseorang yang merasa bersalah telah membuwat temannya tersinggung, dan saya belum minta maaf, maafin dah, nanti aja ah minta maafnya, sambil ditraktir makan, bae kan?? hoho..

Tadi pagi..saya berhasil membuwat cover buwat CD yang akan ku berikan ke dosen, lumayan loh hasilnya, hasil ngejiplaknya, hihi.. trus pas mao ngeprint, saya pindahin dah tuh laptop case yang terletak di atas printer, pas mindahin, oleng, jatoh, menyenggol frame foto, dan bunga edelweis kuuu... karena tangan kanan sibuk ngurusin kertas yang juga ga bisa dilepasin gt aja, yang sanggup saya selamatkan cuman frame miki yang semuanya terbuat dari kaca dengan tangan kiri, bunga edelweis lepas dari pantauan, dan brakkkkk.... jatoh dari ketinggian 1,5 meter, vas nya pecah, bintang2 dari kertas warna putih yang kubuat ketika magang di Jastir dulu berserakan, edelweisnya selamat.. tapi wadahnya ga ada.. hiks...
Bunga itu pemberian Ojis waktu dy balik dari Bromo, dan pagi tadi itu pas lagi chat sama Ojis jugaaa... haha... payah bener. Trus kubilangin deh kalo edelweisnya jatoh...
Dia mao ngasi edelweis yang dikosannya lagi, tapi edelweisnya selamat, jadi ga usah digantii... :) maafkan saya jis, hehe..
Kuharap dikau mengerti, mungkin ini pertanda. wkakakakaka... (najong!)

Skarang edelweisnya ku taruh di t4 pinsil yang selalu ada di pojok meja, pinsil+mistar+bolpen+dkk ku pindahin ke dalem laci, biar ga jauh2 kalo mo ngejangkau dan edelweis nya ada wadahnya lagi.. matching pulak.. ;)

Hemm... hari ini ujan bener2 ga jelas deh, ujan gt ya, pas buka payung, brenti lagi, pas di tutup, ujan lagi, aneh kan? berani2nya mempermainkan kita?
Belum taw dia berhadapan dengan syapa, hehe...

Barusan iseng2 buka photofunia (kalo ga ada kerjaan emg gini nih..), trus aplot foto disitu, dan ada 1 hasil yang aku suka, sketsa wajah sendiri. haha..
Hasilnya keren kan, :)

25.2.09

"beples"

Pandangan menyelidik, egoisme, senyuman yang tidak pernah hilang, penuh pertanyaan, ketekunan luar biasa, romantisme berbalut kejujuran, halus, pelucu yang tidak pernah lucu, penuntut janji, pengingat sejati, periang, strait to the point, talker, asas manfaat, biasa.

Akhirnyaa... tidak ada yang istimewa.

23.2.09

Labil, Ribet, dan Kejadian tadi sore

Niru kata2 Nani, belakangan saya labil banget, dikit2 tersinggung, dibecandain dikit aja bawaannya pengin marah, dicuekin bentar aja bawaannya nyolot. Sabar Ndrie..Sabar..
Beberapa kali saya ngetik itu di notes hape, dan diam.. berusaha tenang, ngadepin banyak hal, ga temen, ga lingkungan, ga kampus, kecuali kaka (secara gimana bisa berbuwat labil sama penyokong dana liburan terbesarku?? ahahaha..), pokoknya lagi demen mulut manis deh di depan kaka. hihi.. :D

Kata Firda "lagi mo dapet bu??", ga taw ah, sepengalamanku, ga pernah tuh kek gini cuman gara2 mo 'dapet'. Lagi ga fokus aja pikirannya, belum juga urusan sendiri beres, ada urusan orang laen yang minta diurusin. WTF! kalo kek gini saya hebat sekali dalam urusan menolak mentah2, dan itu membuat saya menyesal melakukannya dibelakang, rasanya.. saya sudah mengecewakan diri saya sendiri, rasanya seperti menarik dollar dari celengan kebaikan pribadi. Saya emang masih agak risih bilang "tidak".

Urusan di kampus mungkin juga salah satu yang bikin saya ketar-ketir, orang rumah sering banget nanya "kapan pulang?', apalagi diminta usahain pulang sebelum tgl merah awal Maret, ada apa? saya juga ga taw, padahal urusan kampus belum kunjung jelas kapan bisa selesenya.

Bener2 ribet. Tadi urusan administrasi udah ku clearin smuanya, tersisa tanda-tangan ijazah, dan ijazahnya masih harus nunggu sampek hari kamis, itupun masi tentatif, belum taw udah ada ataw engga. Transkrip sama ribetnya, belum jelas kapan bisa kelar, orang pengajaran hanya bisa bilang "ga taw kapan pastinya, soalnya itu dari atas". Yang dimaksut dari atas itu dari langit?? *emang ujan??*

Iyya nih, udah hampir seminggu ini Malang ujan mulu, dari jem 1an mulae gerimis, dan semakin sore semakin kejam aja ujannya, yang bikin saya stuck di kampus agak lama. Tadi nongkrong di Roti THP. Seperti biasa, 'ngegaplek' (tubek banget ga sih bahasanya) alias 'ngartu' bersama2 Danil, Opor, Boms, dan Nani.
Semakin sore ujannya semakin deras, tapi suasana di dalem ruangan itu semakin panas aja (du i le). Diawali dari kalahnya Nani dan harus ngocok tuh kartu, karena Nani udah keseringan kalah, ya di sorakin tuh.. pas nyorakin agak kenceng.. anak2 yang du2k disebelanh langsung suitin kita2, soalnya mereka lagi blajar.. Kita langsung diem. Dan mulailah Danil memanas.
Danil : knapa??
Nani : (sambil ngumpulin kartu) hus..ada orang blajarr..
Danil : oo..blajar.. blajar jangan disini
Ndrie, Boms : hihi..
Opor : ...
Danil : blajar di perpus mas, (sambil ngeliyatin ke satu2nya cowo yang ada di kumpulan 'geng blajar' itu, dan tampaknya memang sedang ngelirik ke Danil juga)
Boms : ih, parah lu. (sambil cekikikan)
Opor : musiknya juga kan kenceng,
(iya sih, kalo emang ga mao ribut, ya mending pergi aja, wong itu t4 buwat nongkrong kok)
Danil masi aja terus ngeliyatin ke kumpulan anak2 itu sambil nyindir.
Ndrie : udah, udah, tenggang rasa..
Danil : Tenggang Rasa, Kayungyun???
Smua : ahahaha..
Danil : semakin di gedein ketawanya,

Abis itu masi aja ketawa sambil tetep maen kartu.

Beberapa saat kemudian anak2 sebelah itu ngejatuhin beberapa kertas yang keliyatan dari tempat Boms duduk,
Boms : ih, nyampah (dengan suara kecil)
Danil : siapa yang nyampah?
Ndrie : (baru maw duduk abis ngambil roti tiger satu lagi) siapa yang buang sampah sembarangan??
Boms : matanya langsung terbelalak ngedenger saya bilang gitu dengan lantang (gimana ga tambah dongkol tuh orang sebelah) sambil ketawa tanpa suara.
Ndrie : napa Boms, kalo mo ketawa, ketawa aja.. ahahaha..

kontan abis itu lagi2 cowo satu2nya di 'geng blajar' itu merasa tersindir dan bilang ke temen2nya "jatuh kabeh.", lalu mereka mungutin deh tuh kertas2 mereka yang terjatuh.

Lanjut lagi permainan dengan menertawakan hal lucu secara berlebihan, emang sengaja bikin rusuh, sengaja bikin ribut. Yang parah, ada beberapa lagu yang lagi di stel sama Mas Dwi itu dinyanyiin bareng (saya malah sempet maw minta lagu "Vindicated", biar bisa treak2 nyanyinya..), gimana ga tambah dongkol coba tetangga sebelah, tapi ga ada yang ngegubris. Danil tetep aja sesekali masih bilang, "kalo mo blajar itu di Perpus!", dan kata2 yang dulu terbiasa dibilang waktu jaman ngerjain skripsi "belum taw dia berhadapan dengan syapa??"

Si Boms sempet nawarin buwat pindah tempat, tapi Opor ga maw, biar seru kalo disini. hihihi.. bandel kan..

After all, jam 5 sore ujan mulai mereda, dan kami memutuskan untuk pulang, abis bayar2 smua makanan, dan ngecek smua barang mastiin ga ada yang ketinggalan, si Boms nyeletuk lagi,
Boms : eh, jangan ninggalin sampah
Ndrie : mas Hendro, nitip sampah ya.. haha...
Nah kita jalan nih maw keluar dari ruangan itu, si Danil masii aja sempet bilang "di perpus dong mas kalo maw blajar.."

Bener2 ganjil memang perilaku kita, berasa penguasa Roti THP, dari nyetir Mas Dwi buwat nyetel lagu selera kita sampek ngerecokin orang yang lagi belajar, anak2 FTP lagi, padahal diantara kita tidak ada satupun anak THP, ataupun FTP.
Berhasil dapet musuh lagi kali ini. Jangankan mahasiswa, suatu kali waktu jam2nya jumatan, saya, Danil, dan Boms nangkring di Roti THP juga bermain 'gaplek', saat itu lagi nungguin Opor yang lagi jumatan di MRP. Pas lagi bagian saya ngebagiin kartu..ada ibu2 setengah baya masuk, berniat membeli roti dan ngobrol dengan mas Dwi. Matanya lalu merasa risih melihat perilaku kita yang lagi maen kartu, lantas nanya ke mas Dwi,
Ibu2 : anak2 mana itu? (sambil ngeliyat ke arah kita, kebeneran wajah saya langsung yang dilihatnya)
mas Dwi : ga taw (sambil ikut2an ngeliyat ke kita2)
Aku kontan noleh, ngeliyat ibu2 itu, danil dan boms juga ikut ngeliyatin,
Ibu2 : mbok, ya ke perpus, ojo ngegaplek ae!
Ndrie : (diem, cekikikan, langsung ngeliyat ke Danil dan Boms)
Boms : (cekikikan)
Danil : (langsung nyeletuk) perpus tutup kan ya?
Boms : iyya, perpus tutup
Danil : iya, ini kan lagi jumatan, perpus lagi tutup!
Ndrie : ... iya ya..
Lalu kita bertiga tidak menggubris ibu2 itu dan tetap lanjuuttt bermain kartu. ahahaha...

Jujur, saya agak2 ciut sih, orang tua gitu.. ehehehe.. tapi anak2 yang saya temenin emg bandel, jadinya bgitu..
hehe..
Liar banget bukan?? semacam immoral people gitu deh.. :|

20.2.09

Nulis..??

Sekali lagi, ada yang bilang saya seharusnya bikin buku. Senyum2 najong aja pas liyat personal message yang ditulis membalas pesan sebelumnya yang isinya kritikan dan sedikit curhat. Saya hanya memberi masukan, dan sedikit kata2 omong kosong (baca : sok bijaksana).

I never mention to.
Karena tulisan saya..
- bikin saya jago boong,
- it's all about me (apa yang menarik sih dari sebuah kebiasaan yang biasa2 saja)
- percayalah apa yang saya tulis belum mampu saya pertanggung jawabkan ketika saya diminta melisankan. Beneran,
- dan hanya akan jadi bestseller kalo orang2 di dunia sudah mulai tereduksi IQ nya akibat pemanasan global, sehingga mau aja baca tulisan orang ber IQ lebih rendah dari IQ cicak.
- saya plin-plan, ga pernah bisa konsisten, dan itu sangat fatal utk sebuah topik yang harus ditulis dan diselesaikan dengan revisi.
- tidak siap jadi public figure
Sumpah, berasa lagi ditawarin jadi artis aja gue! ahahaha...


Yahh..at least, kalo saya jadi penulis, saya sudah taw harus menodong syapa utk membeli buku saya. wkwkwkw... :p

19.2.09

emm...

Need to take a breath.
Do another tight rest.
Di akhir juga sibuk rupanyaa..
Tapi menyenangkan!!
:D
No more worries..
Just the bureucrachy! it sucks!
*sigh*

Hemm.. well, need to get some sleep.
Bye bye nite.. :)

16.2.09

Bye Bye Rush Hour!

Hooray!! Revisi kelarr! tinggal nunggu dari mami Andar, ah, bisa di setir gini..hehehe.. kan drivernya danil??

Lantas, hari ini saya bisa merasakan bad mood all day yang dulu danil rasain ketika baju kemeja putih-nan-bersih nya kena setitik noda coklat (yg ngasi coklat ikhlas ga si??). Aku liyat tampangnya seharian wkt itu asem aja mikirin bajunya yang ternoda. Dan hari ini saya merasakannya, hahaha.. kejatohan garpu abis makan (cacat banget ga sih??), ga banyak, titik2 noda dikit aja, tapiii... bener, bikin saya ingin segera pulang dan mengganti baju!! warna putih gitu!! warna putih! bikin males aja kalo ada nodanya, kesannya pengotor bangeeet. sebel.

Taddii.. saya dapat satu pelajaran lagi. Blakangan hari sebenernya banyak pelajaran yang saya dapat. Such as, kalo kemana2 jangan lupa bawa peta, pasti akan terlihat keren, dan dijamin ketahuan oonnya, udah tiga taun lebih tinggal di Malang, ga taw jalan. hihihi.. apalagi masuk Sby, tambah, buta!
Pelajaran hari ini bukan itu, tapii... bahwa siapapun punya satu ataw beberapa bahkan banyak sisi buruk dalam dirinya. Entah itu orang yang perangainya terlihat seperti malaikat berhati mulia nan baik hati, tapi busuk hati dijamin tetep ada, karena Tuhan belum memusnahkan setan dari muka bumi! hehehe.. bukan ding! tapiii.. karena manusia engga ada yang sempurna. Dan bersikap realistis adalah salah satu jalan untuk bisa menerima kalo2 orang yang udah bertahun2 dipercaya, orang yang sudah bertahun2 saling kenal, saling berbagi susah-seneng, ternyata satu kali pernah berhati busuk juga terhadap diri kita. Dan kita engga pernah taw. Aku suka sikap danil, yang bilang, pahit2nya, seadanya, dan tidak menuntut utk merubah, tapi menuntun untuk bisa berpikir bahwa ada orang laen yang maw peduli utk menilai diri kita dan tentunya berharap sesuatu yang baik dari apa yang udah di omongin. Danil bilang ke temennya, yang udah lama saling kenal dan bla.bla.bla, bahwa "kamu itu jahat". Iyah, jahat karena sesuatu yang terjadi itu. Banyak ternyata dan ternyata yang terkuak. Saya bisanya mengagguk-angguk tanda mengerti, sekedar membaca, dan menerima pelajarannya. Siapapun, punya sisi buruk, dan cukup bisa ralistiskah kita menerima?? jika tidak bersikap cuek aja, seakan2 ga ada lingkungan yang kita butuhkan, ataw lingkungan ga butuh kita kok??

Hei..hei..yang bersikap kek gitu..??
ngaca dulu (Ndrie!)..

(sy taw judul posti ini agak2 tidak mewakili keseluruhan isi)

11.2.09

Yang tersisa hari kemaren..

I've learned, kalo 'feel insecure' orang tua itu lebih kental dari pada anak seumuran saya (yaeyyalah..geblek!)

Hemm.. need to having rest, wish me luck for tomorrow.. :)

9.2.09

Jia You

Banyak, banyak harus diusahain,
dimulai dari apa yang bisa kulakukan besok,
such as bantuin danil mempersiapkan bahan presentasinya,
sekaligus bantuin dia ngabisin kue2 yang dia persiapkan utk ujian komprehensif. hehehe..

Trus, bertemu penguji 1 menyerahkan draft skripsi, bertemu pembimbing (lagi2) menyerahkan draft skripsi, mengurusi persoalan administrasi yang ruwet dan ga penting, hanya birokrasi belaka.

Setelah itu... membuwat powerpoint kayaknya, ataw nunggu kabar dari papa??
liat besok aja, lgi berurusan sama tukang boong soalnya. *sambel*

Setelah itu..mempersiapkan segala seswatu persiapan ujian, dari baju, almamater, dasi, sepatu, rok (huaaaaaaa..), sampek jamuan buwat dosen2 penguji dan pembimbing. Untungnya, ujian skripsi yang ga jadi gandengan sama Danil, malah boncengan sama tante Firda, jadinya ada temennya buwat blanja2 segala hal yang ga penting itu. hehehe..

Well, best of luck.
Saya masih menunggu berita baik lainnya,
(sudah kagok berita buruk mulu..semakin terbiasa..)

Jia You!

8.2.09

Lifehouse - Blind

6:18pmPanji

omed km coba dgr laguny lifehouse yg judulny

blind..

6:18pmDwi

apa

6:18pmPanji

aq suka bgt lagu itu..

km liat lirikny..

aq..

yah, km baca aj lirikny..

judulny blind..

6:18pmDwi

btr, ku cari dulu

oks

6:18pmPanji

aq cab dlu yah..

dadah..

6:19pmDwi

bye

6:20pmPanji is offline.


Langsung ngedonlot..
dengerin lagunya (khas spt lagu2nya lifehouse yang laen), baca liriknya sesuai instruksi Nani,
dan... ga ngerti maksutnya apa?
hahaha..

lalu..segera ngirim pesan ke wall nya Nani,
maksut lagunya apa??
bagi yang ngerti... tolong jelasin ke orang yang ga ngerti ini.
hehehe...