Tampilkan postingan dengan label Sekedar Coretan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sekedar Coretan. Tampilkan semua postingan

9.6.09

kontemplasi

Malam ini sebelum balik ke kosan aku memutuskan untuk membeli makan diwarung pinggir jalan, mumpung masih diluar rumah, sebab sesampai di rumah nanti aku ingin langsung istirahat selepas makan malam dan mandi.

Aku menghapiri warung pinggir jalan disekeliling kampus, salah satu warung yang sudah pernah kuhampiri suatu kali. Warung itu terlihat sepi, jukir pun tidak ada, satu motor pun tidak ada yang parkir disana, padahal menurutku makanan disitu lumayan enak, hasil coba beberapa saat yang lalu. Aku parkir motor disitu dan memesan Nila+Tempe goreng. Lalu duduk, menunggu.

Berkontemplasi.

Aku melihat bapak yang sebelum aku datang hanya duduk disalah satu sudut warung segera mengambil posisi untuk menggoreng : menyalakan kompor. Ibu yang menemaninya menyiapkan bungkusan nasi untukku. Dan ada seorang gadis kecil, aku jadi ingat Hani. Adikku, gadis kecil itu mungkin seumuran Hani, postur tubuh juga sama, kurus. Rambutnya yang agak panjang dikuncir, persis seperti Hani sehari-harinya. Aku jadi ingat hani, bedanya hanya warna kulit (dan wajah tentunya). Hani lebih kuning langsat, sedangkan gadis ini berkulit sawo matang, bawaan gen ayah-ibunya mungkin, atau terlalu sering terkena sinar matahari. Aku sibuk mengamati gadis kecil itu. Dia menyiapkan cobekan kecil untuk pengunjung warung beberapa orang yang juga baru datang ketika aku mampir diwarung itu. Dia mengisi cobekan dengan sambel, dan sayur lalap untuk kemudian ditambahkan lauk pesanan yang sedang digoreng oleh bapaknya. Ibunya menyiapkan nasi di piring selepas membungkus nasi milikku.

Aku memperhatikan setiap gerak si gadis kecil. Dia sabar, sabaar banget. Aku jadi ingat Hani, karena diam dan sabarnya mirip Hani, tidak banyak omong dan melakukan sesuatu seperlunya, tidak ada sesuatu mimik apapun dari wajahnya, sedih tidak, ceria pun tidak, tidak terdeteksi.

Lalu aku memperhatikan wajah Ayah. Sejak pertama kali aku ke warung ini, wajah Ayah selalu sama : tidak pernah bersahabat. Atau bisa dibilang murung terus. Entah mungkin bawaan lahir atau selalu ada sesuatu yang dia risaukan. Aku harap sih seperti itulah dia adanya. Aku jadi ingat wajah Ayah seorang teman SMP dulu. Ayahnya diam, tidak banyak bicara, senyumnya jarang, hampir tidak pernah bergurau tapi tidak pernah marah. Sehingga kesannya galak, ternyata penyabar. Aku harap Ayah yang aku liat dihadapanku saat ini Ayah yang setipe.

Aku melihat mimik Ibu, ketika memberikan bungkusan berisi pesanan ku. Aku berdiri, meraih dompet dan membayar sembari mengucap "terima kasih" dengan senyum yang tulus, manis sekali (I bet).

Aku tiba-tiba seperti menyayangi mereka.

Kontemplasi.

Selama aku memperhatikan semua itu, pikiranku berbicara, mumbling, satu hal. Pertanyaan yang pernah ditanyakan seseorang padaku : Apakah kamu sudah merasa bahagia dengan hidupmu?

Itu juga yang aku tanyakan pada diriku saat itu, tapi dengan objek orang ketiga : Apakah mereka bahagia dengan hidup mereka?

Aku teringat sebuah tayangan reality show yang ditayangkan pada sebuah stasiun TV swasta. Konsepnya, orang kota yang mapan dan sudah berpenghasilan (tentunya) mencoba menyentuh sebuah kehidupan lain, yang bertolak belakang dengan kehidupan sebelumnya. Entah berapa kali aku menonton tayangan TV itu, berapa kali aku menangis dibuatnya. (sesensi itu Ndrie? Iya, swear)

Kontemplasi.

Aku membayangkan kehidupan mereka. Berapa penghasilan mereka setiap harinya. Cukupkah memenuhi kebutuhan dasar mereka dengan layak? Apa pernah mereka bepergian ke Mall dan memilih seuatu yang mereka inginkan, membayarnya tanpa perlu berpikir sebelumnya apa uang mereka cukup untuk membeli itu? Apa pernah mereka mengenal yang namanya internet dan betapa menyenangkan menghabiskan waktu didepan komputer berselancar melihat dunia dari jendela yang berbeda? Apa mereka pandai baca-tulis? Dan banyak sekali hal lain yang pernah kurasakan kupertanyakan pada diri sendiri, apa mereka pernah merasakannya??

Aku bersyukur.

Makanya aku selalu berusaha mengingatkan diri, bahwa Tuhan itu baik. Paling tidak berprasangka baik pada-Nya, bahwa aku telah diberi nikmat sedemikian ini dibandingkan orang-orang yang belum pernah mengecap semua ini. Aku menunduk dalam imaji, menggertak diri sendiri : cobalah tidak mendongak seperti itu!!

Ada satu hal lagi yang mencuat dalam ingatan.

Suatu kali aku pernah membaca postingan seorang teman di Multiply. Cerita tentang pengalaman pribadinya ketika berkendara dijalanan. Ada sebuah mobil mewah menyerempet mobilnya dan menyebabkan mobilnya sedikit penyok, bisa dibilang cacat lah, cacat yang butuh uang tidak sedikit untuk menormalkannya kembali. Tapi dia tidak lantas turun dan memaki-maki si sopir mobil mewah. Seketika dia melihat sopir itu, hatinya iba. Dia diam tak menuntut apa-apa dan melanjutkan perjalan sampai ke rumah. Dirumah, dia kena marah sama suami, beberapa sahabat yang tau kejadian itu, bahkan ibunya sendiri. Pernyataan sekaligus pertanyaannya sama : mengapa kamu tidak menuntut ganti rugi???

Dan aku kagum sama pemikiran dia, pemikiran yang berasal dari hati nurani. Dia lantas memandang seperti ini : pria yang menyerempet mobil saya hanya seorang sopir, yang mungkin gaji untuk menghidupi diri dan keluarganya saja tidak cukup dalam satu bulan, lalu untuk apa saya menuntut? Selain itu, saya tidak perlu marah dan turun dari mobil untuk memaki-maki dia, karena kita tidak pernah tahu keadaan dia, mungkin saja saat itu dia sedang ada masalah sehingga terganggu konsentrasinya dalam bekerja, lalu harus lagi dibebani dengan caci-maki yang tidak ada gunanya, hanya buat dosa?

Aku suka pernyataannya yang ini : orang adalah untuk disayangi, dimengerti, dan dihargai dan barang adalah untuk digunakan. Tapi nampaknya sekarang pemikiran kita telah jungkir balik, Barang ada untuk disayangi, dan orang untuk digunakan.

Hati nurani kita mungkin sedang tersamarkan oleh beban pikiran.

Oiya, seorang teman juga pernah cukup membuat aku terhenyak dan kagum atas pemikiran dia. Waktu itu dia bertanya pada seorang teman yang setiap harinya berangkat kuliah dengan naik kereta dari Solo menuju Jogja, turun di stasiun Lempuyangan. Anak itu menitipkan motornya setiap hari distasiun yang lantas dia gunakan melanjutkan perjalanan menuju kampus yang jaraknya sebenarnya tidak terlalu jauh.

Ketika seorang teman itu tahu bahwa anak itu tiap harinya naik motor untuk melanjutkan perjalanan menuju kampus, tanggapannya adalah : kenapa kamu engga naik becak? atau ojek? selain kamu tidak perlu terlalu boros dengan membayar biaya penitipan motor setiap harinya, kamu juga membantu mereka menghidupi kehidupan mereka. Damn! Thats away sooo cooL! Aku kagum, tapi aku tersenyum, mengangguk dalam hati.

Iya, iya, iya... aku ingin menyentuh lebih banyak mengenai hal ini. Aku ingin belajar lebih banyak untuk melihat sesuatu yang diluar kebiasaan biasanya. Aku ingin bisa bersyukur lebih sering. Jika aku bisa bersyukur dengan tulus hanya dengan melihat langsung sebuah realitas mengenai ketidak-beruntungan dan sebuah rencana Tuhan yang lain, aku ingin.. bisa terus diperjumpakan dengan kondisi-kondisi seperti ini. Berkontemplasi, dan memaknai, paling tidak hasil akhirnya aku lebih bisa ikhlas menerima segala yang buruk, dan sering bersyukur atas apa yang sudah aku miliki dan lalui.

Tuhan itu baik ya...

6.6.09

It happens! so Don't Worry be Happy :)

Ada dua lagu yang aku dapet dari temen hari ini.
Yang pertama lagunya Sugarland - It Happens, dari Oche beberapa saat setelah dia menyapa via YM dan tanya kabar, setelah beberapa kalimat obrolan, dia bilang kalo lagu ini cocok banget buat aku, haha...

Missed my alarm clock ringing
Woke up telephone screaming
Boss man singing his same old song

Rolled in late about an hour
No cup of coffee, no shower
Walk of shame with two different shoes on

Now it is poor me, why me, oh me
Boring the same old worn out blah blah story
There is no good explanation for it at all

Ain't no rhyme or reason
No complicated meaning
Ain't no need to over think it
Let go laughing
Life don't go quite like you planned it
We try so hard to understand
Irrefutable, indisputable
The fact is
Psssh
It happens

My trusty-rusty had a flat
I borrowed my neighbors Cadillac
"I'll be right back," going down to Wally World
That yellow light turned red too quickly
Knew that the truck moment it hit me
Out stepped my ex and his new girl
("Sorry 'bout your neck baby")

But it is poor me, why me, oh me
Boring the same old worn out blah blah story
There is no good explanation for it at all

Ain't no rhyme or reason
No complicated meaning
Ain't no need to over think it
Let go laughing
Life don't go quite like you planned it
We try so hard to understand
Irrefutable, indisputable
The fact is
Psssh
It happens

Ain't no rhyme or reason
No complicated meaning
Ain't no need to over think it
Let go laughing
Life don't go quite like you planned it
We try so hard to understand
Irrefutable, indisputable
The fact is
Psssh
It happens

Yeah, the irrefutable, indisputable, absoluteable, totally beautiful fact is
Psssh
It happens


Hihi... setelah denger awal lagunya sih ga bgitu suka, suaranya aneh, tapi liriknya lucu, hoho...

Yang kedua dari Pak Niko, setelah komen-komenan di status FB kuu.. dia kasi kalimat penutup via pesan di FB sepenggal lirik lagu ini. Lagunya milik Bobby McFerrin - Don't Worry Be Happy

Here is a little song I wrote
You might want to sing it note for note
Don't worry be happy
In every life we have some trouble
When you worry you make it double
Don't worry, be happy......

Ain't got no place to lay your head
Somebody came and took your bed
Don't worry, be happy
The land lord say your rent is late
He may have to litigate
Don't worry, be happy
Lood at me I am happy
Don't worry, be happy
Here I give you my phone number
When you worry call me
I make you happy
Don't worry, be happy
Ain't got no cash, ain't got no style
Ain't got not girl to make you smile
But don't worry be happy
Cause when you worry
Your face will frown
And that will bring everybody down
So don't worry, be happy (now).....

There is this little song I wrote
I hope you learn it note for note
Like good little children
Don't worry, be happy
Listen to what I say
In your life expect some trouble
But when you worry
You make it double
Don't worry, be happy......
Don't worry don't do it, be happy
Put a smile on your face
Don't bring everybody down like this
Don't worry, it will soon past
Whatever it is
Don't worry, be happy


I am happy having friends like them! :)
colour my world!

29.5.09

Peek a Boo ;)


Peek a boo! Thanks God, I have a lil time to write just something. Un-important thing.

I was having my free time on Wednesday when I had just realized, I have my CC on its limit. Luckily, I have enough cash to pay my Polo’s. hyahahaha… embarrassed me you know. After the time I’ve had my Polo’s paid, I go to a machine, and get my cash in hand. Go shopping then.. hyayyayaa… that’s what I do when I get lil stress intimidating.

What happened tis lately? I have my daily activities lil bit tight than usual. My handsome lecture in financial advance get us on track, and it’s assignment starting to pile up. Heu… it’s a warn, I don’t have enough more time to read my Zahir, or a Cup of Comfort which I bought yesterday >.<

Snap. Snap. Snap.

What else? At the time when I couldn’t catch what those journals mean, I free my mind and found a spot that my mind always takes care about. “What kind of major would I take for my next trimester?”

Strategy. Financial. Strategy. Financial. (I am counting my buttons) hehe…

On strategy, I may be will enjoy swimming at this pool. It is a major that need mind result to conclude. Identified tactic nor strategic problem, analyze it’s cause, find its weaknesses, compile its strengths, reading opportunities, learning threats, and formulating the next step strategically to get success sustainably. It really needs logical reasoning. And it’s interesting for me. But for God’s sake, I can’t guarantee myself that I could finished my study in around 16-20th month. I’ve heard the possibility that I would stay for anymore longer when I take this major.

I am in counting the time, time for having my career as soon as possible.

When my unconscious mind communicates this thing to someone, someone said that I’d rather take Fin for my major. If you have to focus on time to finish your study, take the Fin then, it is helpful. Someone continued. I am motionless.

At another time I talked about taking Marketing for major to pa pa, he said, you don’t need to learn about it deeply if you only wish to be a marketer. Then take Fin, as what you have took before, and I wish you could be an expert in that field. Hypnotizing words: “an expert in financial field”, what a dreamy words.

Hemm.. I’d rather off this thing now. I have another to take care about.

For last, let me hope to see somebody today,.. at another thing, I am glad having good time with friends.

Owya, today’s Ger’s 22nd birthday, happy birthday our kuDANILs… wish you the entire best old friend!!

Tha-tha for today,

*I am barely breathing now*

26.5.09

Tik Tok

Dudubidubapap. Its about almost one o'clock in the morning, and my time to go to bed, continuing my sleep. hehe...

Sempetin nulis dikit, udah lama engga crita2 sama bloggy. Ngomong2 soal kos2an aja kali yaa.. Kos2anku, sama kek yang dulu, malaysian as majority here, chinesees one, who's have very high arrogancy, shit. Banyak banget, chinese smuaa... tapi untungnya aku bertetangga dengan 2 orang Vietnam, yang paling ramah waktu pertama kali kenal adalah Trung, cantik, dan lagi S2 disini. lainnya.. em.. lupa namanya, hehe.. bukan lupa si sebenrnya, aku udah berusaha untuk selalu mengingat nama orang setiap kali berkenalan pertama kali, krn menurut salah satu pakar motivasi, nama orang seperti alunan musik yang indah bila didengar oleh pemiliknya, jadi mereka akan lebih respek dan merasa dihargai jika kita mengingat namanya sejak pertama kali. Tadi baru kenalan, itupun saya yang ngajak kenalan duluan, di ruang tipi. Dia hobi banget nonton tipi si.. ehehe.. kalo engga salah inget namanya "in", hemm.. it must be "in-something", hihi.. tap engga sempat meminta dia mengulang namanya, soalnya rada2 rumit komunikasinya, bhs indonesianya masih relatif payah dibanding Trung, dan dia ternyata masih anak S1, tapi usianya setahun diatas saya. sudah 9 bulan di Indonesia (bentar lagi brojol, hehe..) dan bentar lagi kuliahnya kelar (yang di Indo), soalnya abis ini dia balik ke Vietnam dan ngelanjutin kuliah lagi, masih 2 tahun lagi katanya. FFiuh... padahal jurusannya sastra loh..

Sedikit ngobrol2, saya tau anak ini agak tomboy, tapi pemalu, hehe... secara ga suka nonton pilm drama katanya. ahaha.. dan barusan ngajakin jogging besok pagi.. asik, ada temen kebugaran neh..

Ada satu hal yang menarik, secara kuliahnya dia ttg pariwisata gitu, dia cerita soal warna pasir pantai, pasir pantai di Indonesia katanya kan hitam sama putih, dan dia agak heran, di Jogja pasir pantainya warna hitam, emang agak nyeremin kali yak... hehe.. nah, kalo di Vietnam, warna pasirnya kuning. Wow, aku baru taw itu! kalo ada pasir warnanya kuning, pas nanya penyebabnya apa, dia ga ngerti (ya eyalah... emang dia observer pasir pantai??), tapi pikiran saya jadi terbuka, terbuka thd segala kemungkinan, mungkin aja kalo kenalan saya lebih global lagi, saya akan menemukan orang2 yang mengatakan kalo warna pasir dinegara mereka ada yang warna hijau, biru, atau merah. Hmm.. mungkin aja kan? atau warna langit mereka berbeda? mungkin saja, keep my eyes wide open, any possibilities. hehe..

Waktu saya tanyain anak ini, udah pernah kemana, sayang sekali dia belum jalan kemana2, cuman pernah ke Semarang, krn ada temen disana, dan emang deket dari sini ke Smg. Dia juga tanya soal Bromo, kata temennya yang kuliah di Malang, di Bromo cantik banget, kalah2in Bali. Hmmm... wondering... dududuw... di Bali setau ane banyakan pantai, jadi ga bisa di compare dunks dengan Bromo yang notabene wisatanya cuman ngeliyat Sunrise dari atas Gunung, hmm.. maybe bukit. Dan Bali is away more beautifull lahh.. banyak yang bisa dilihat di Bali. Saya sempet suggest dia buat jalan2 gtu sebelum ninggalin Indo, ke Bali gitu, tapi katanya ga punya dana. Kasian jua ni anak, ehehehe... dan kalo denger ceritanya ttg dia kuliahnya juga jauh, naek bis 13 jam dari rumahnya, brarti dia salah satu orang yang struggling juga mw mengecap pendidikan ke kota, sampek skarang ke LN. Saluto.

Sekali saya nanya soal betah ataw engga di kosan, dia bilang betah aja lah.. tapi terlalu sepi.. jadi bikin dia merindu rumah selalu.. kasian juga sih, Trung kadang terlalu sibuk, dan sudah 9 bulan di kosan ini tapi blm dapet temen laen, selain Trung, dan saya. FFiuh...

Well, abis 1 film Bioskop TransTv, saya masuk kamar, mo ngerjain tugas. Ternyata cukup lama kita ngobrol, padahal saya ga niat nonton tadinya, bikin kopi doank buwat begadang sebentar saja. Dia sempet bilang, "aku bisa mengerti ucapanmu, lebih jelas, soalnya kadang2 saya agak susah mengerti perkataan orang lain". well, mungkin karena dia lebih banyak komunikasi sama orang jawa yang selalu menggandeng medok nya kemana2 sehingga sulit dipahami pengucapan katanya dengan additional accent itu. Hyaaa... kasian bener. haha...

Dia sempet ngajak saya ke VIetnam, saya bilang aja nanti saya akan kesana, tapi mahal aje bok tiketnya 4 juta bolak balik dan it takes 6 hours to landed on Vietnam. Wow! lama.. but maybe I'd love to visit tat country. sekalipun minim betul info yang saa tau ttg Vietnam. Paling cuman tau bahasanya, tieng viet kalo ga salah, itupun liat di language option di hape. ahahaha.... skarang saya dapet temen orang Vietnam, semakin menambah khasanah jaringan, paling engga ada sepenggal yang menjadi tambahan isi otak nih ttg heterogenity of peoples in the world, juga ttg pola pikir dan belajar membiasakan diri pada sesuatu yang tidak biasa. Hahay.. gaya thok! :)

Eniwei, its been too late tis nite, besok mo jogging niy, semoga perut tak merasa lapar. Huaahem... Byebye...

I'll write nxt time when I have another time to breathe :)

24.5.09

Posting. ting. ting.

Lama ga nulis. Hmm… nyuri2 waktu disela2 waktu luang membaca journal of HRM, sedikit sedikit mulai terbiasa. Baiklah.. sy bercerita dulu ttg gmn saya menjalani perkuliahan dengan 4 mata kuliah semester ini, dan 1 mata kuliah sudah 3 minggu belum juga ada pertemuan dengan dosennya, padahal penasaran : Marwan Asrie tuh yg gmn si? Ehehehe….

Hell, okay.. studi saya kali ini tidak se general apa yang diajarkan dibangku S1, tidak seluas apa yang dikonsepkan pada bangku S1, dan tidak se-kuno teori yang didiktekan pada bangku S1. Kali ini lebih khusus (specialized), lebih sempit lagi kedalam, dan lebih update. Disini pemikiran harus dipaksa untuk berkotak-kotak, sistematis, jika saatnya sedang fokus pada HRM, maka otak harus dipaksa untuk berpikir secara HRM, ga boleh yang laen, krn kalo udah mulai merambat ke hal lain, maka itu namanya OOT. Hihi… and for me, it is quite… struggling. Mencerna lebih mendalam apa yang sedang kita pelajari, lalu membaca isu-isu terakhir/terbaru, thru journals or articles. To be honest, banyak kaget2nya.. ketika saya membuka tiap topic jurnal ato artikel dengan judul baru lagi, yang it’s a way sooooo different dengan konsep kuno yang masih saya pelajari beberapa tahun yang lalu (semester 1-3). Bahkan hampir saja saya berpikir bahwa teori itu tidak penting, yang penting adalah.. gmn menyikapi setiap perubahan yang ada dengan riset,riset,riset, langkah apa yang bisa diambil. Sayangnya sebuah riset untuk diyakini kebenarannya membutuhkan waktu tidak sebentar. Dilematis, karena ketika sebuah teori baru akan diyakini kebenarannya, dan dicoba untuk implementasi lebih dalam, sudah ada berapa banyak perubahan yang terjadi pada dunia? Pada bumi? It’s sustainably have to reset…reset..and reset. Is it?

Kyahahaha… blow shit aja tuh semua teori, satu yang penting dalam membangun langkah strategis paling ampuh bagi perusahaan adalah “innovation”, karena keinginan manusia itu berubah2, dan inti dari pergerakan dunia adalah apa yang telah dilakukan, sedang dilakukan, dan akan dilakukan manusia. Pokoknya intinya adalah “Human”. Perlu dicatat, langkah ini perlu untuk long term, bukan profit oriented corporate, dan tidak memasukkan variabel segmen pasar. Sebab jika :

Perusahaan merupakan profit oriented corporate, maka kedepankan cost reduction, it counts to minimizing cost in short term. Tanpa memperhatikan inovasi, sebab dalam satu sisi, praktek inovasi tidak pernah “murah”.
Jika memasukkan variabel segmen pasar, untuk tingkatan strata social tertentu, strategi quality enhancement menjadi fokus utama, disamping tetap menggandeng inovasi sebagai dasar pemenuhan kebutuhan dan keinginan target konsumen.

Secara sistematika otak dan mindset yang mulai terbentuk… sepertinya saya ingin mendalami bidang strategic. But it takes time, and I have limited source. Dilematis lagi.. X)

5.5.09

What I see to think in mind and to share in my e-diary

Tulisan2 dalam blog ini, terkadang memang berisi curhat yang terlalu terus terang, menjelek2an, mencaci maki ataupun mengumpat objek, tapi semua dilakukan hanya kepada diri sendiri saja, tidak pernah terpikir utk menyambung secara lisan ke otak orang lain, unless yg ngebaca ini. Tapi semua sebenernya bersifat pribadi, pandangan pribadi, atau persepsi pribadi yang tidak seharusnya dipermasalahkan, soalnya kalo mo dipermasalahkan, emg ada masalah saya curhat diblog pribadi kok :p
what so ever lah.. kalo ada yang mao protes. egepe. hihi...

soalnyaa... tidak satu-dua orang yang pernah protes soal aku "ngrasani" dirinya, atau diri orang lain.. dan jawaban saya adalah..

"everyone have their own perception [and I may always think that mine is the right one]"

dududududw....

30.4.09

fOr yOu.

Tis is to whom who lives hundred miles away from here :
I do feel so sorry,

hoping someday, somewhere,
I could, be a deep lover,
I could, taking it in heart,
I could, make it having a space in mind,
I could, make it become "something" in my life,

deeply sorry,

19.4.09

'Piano Man' and how's tat in mind

Enjoying "Piano Man" nya Billy JOel, I like tis song! judulnya Piano Man, tapi yang menonjol adalah tiupan harmonikanya, aku sukaa banget dengernya.. dari dulu, lebih mengagumi kicau harmonika yang sederhana itu ketimbang petikan gitar akustik. Jauh..

c.. whats on your mine right at this time?? kepala ku lagi kaco akan sesuatu, yang akhirnya berhasil mengganggu hidupku, menjadi mimpi buruk disetiap malamku (du i le.. haha), eh engga ding, tapi menjadi pikiran disetiap kali saya merasa sedang sadar, jadi ga sampe kebawa ke alam bawah sadar. Hal itu adalah.. eng ing eng.. yang pertama adalah "cinta". Hahahaa... katrok banget saya ngomong cinta hari gini, yang jelas, ada sesuatu yang masih tertinggal di Malang, dan tidak bisa saya hindari komparemen nya jika saya disuruh menghadap ke kiblat realita. Yang kedua adalah "tulus", bukan pak Tulus, tapi rasa "tulus", which means, produk hati, ikhlas.. somehow, saya memang agak lojik banget pemikirannya, tapi ada-bahkan banyak saat dimana saya harus merasa ikhlas telah melakukan sesuatu atau memberi sesuatu, begitu juga setiap kali melihat orang yang bersikap pamrih di depan muka saya, inginnya saya tampar dia dengan ceramah tentang keikhlasan, tapi sayang... saya harus berkaca kembali, apa saya sudah bisa ikhlas??? ngomong2 soal tulus, sebenernya sudah banyak kali saya menyangsikan keberadaannya di muka bumi ini. tapi sebenernya sudah banyak kali juga orang2 tidak mengenal saya yang bersikap jauh.. jauh.. lebih tulus dari seharusnya logika bisa terima, but tats it, I love the person that kind.

Hey, the piano man still does the melodies..

Gimana rasanya yak punya pacar bisa bermusik, bukan gitar, drum, atau organ, tapi piano, biola atau harmonika. Sounds so romantic rite??

Sing us a song, youre the piano man
Sing us a song tonight
Well, were all in the mood for a melody
And youve got us feelin alright

footnote :
*yen. kapan OL? mo ngobrol..
*pascaeko.ugm.just tell me I can rise another dream.. :)

7.4.09

*gleg*

wow. its been a very long time since last time posting, timeless, wordless, semua serba kurang.
Skarang.. saya udah dirumah lagi, and its glad to know, aku bisa balik ke rumah lagi sejak 5 harian di Jogja ngurusin ini-itu proses menuju s2, wish me luck y'all!

5 hari sebelum ke Jogja, sempet liburan ke Bali, it's very beautifull island (niru kata2 Jesper), yes it is dah, sekalipun ada sedikit hal yang kurang berkenan terjadi di Benoa, feel very sorry to myself. I have one thing, pas jalan2 disepanjang legian, saya nemu toko yang jualan baju yang udah lamaaa banget saya cari, pertama liat dan jatuh cinta di Malang, Plaza Araya, waktu itu sama tante Firda, but unfortunately, ga ada size yang muat di bodiku. Kedua kalinya, saya ke TP-Surabaya, pas jalan ma bokap, langsung nanya baju yang dimaksut sama pelayan tokonya, jawabnya : sold out. Hiks.. :'(
Dan pas di Bali, kan berhamburan tuh toko2 yang ngejual brand itu.. saya sempet nyari, beberapa toko (seinget saya ada 4 toko), ada yang majang baju itu, dan size paling gede yang mreka punya adalah size eM!! pas nanya size yang larger, ga ada size katanya, huks.. Kalo udah kek gini, syapa yang harus disalahkan, tubuh saya, atau pabriknya??? hihi :D
However, I really keen on tis shirt, the red or black one, with cap. Attracted me from the very first time!

Yesterday, I've met pretty little baby, sepupu saya baru aja ngelahirin, si wanita super yang rela aja ditinggal suami selama masa kehamilan, saluto. si beby lucu banget, kalah menarik dibandingkan cerita proses kelahirannya, saya suka ngeri sendiri, dan bener2 ga berani ngeliat vidyo nya, serem aja. Hoho... ga kebayang dah *hypnotized*

Dari tadi siang saya sebel sama cukong yang ngerjain kebayaku, shit happens! kaco, kaco! sebell!!! sebenernya dari kemaren, tapi tadi mau tidak mao harus kesana lagi, ngukurin baju mama, dan ketemu dia lagi, nyebelin, beneran! sampek bikin saya ngomel2 sepanjang jalan. Huuh! sudahlah.. ga ada yang bersedia jadi kantong sampah omelanku juga, ditelen sendiri ajah.. *sigh*

Well, I am happy, and I am sad, loh, loh, hehey.. banyak temen2 yang dulu2 ilang tiba2 muncul, dan membuat saya merindu mereka sangat, pengin banget ketemuu.. ada juga yang saya cari justru tidak muncul dan bahkan tidak welkam sama sapaan saya lewat pesan singkat, sudahlah, saya mungkin sudah dilupakan, people come and go toh... :)
yang penting.. saya akan punya episode baru lagi, teman2 baru lagi, dan keseharian yang baru lagi, ganbatte!

Banyak yang ingin saya hamburin disini sebenernya, cuman lagi ga beraturan, kaco balau, kek isi kepala, bahkan isi perutku. Hihi.. :D
Pokoknya I really have so many wonderfull times being lived tis lately. And be ready for another surprises!

25.3.09

dont...

I'd rather you'd be mean,
than love and lie,
I'd rather hear the truth,
and have to say goodbye,
I'd rather take a blow,
at least then I would know,
but baby don't you break my heart slow..

V.Shepard

23.3.09

What I Concerned About

Never mean to let it get so "hard", say "trust me, no hard feeling".

Belakangan saya sering sekali denger kaka bilang : knapa harus dibuwat susah siiih???
dalam hal apapun, padahal siapapun taw, dia yang selalu bikin amka ketar-ketir, dia yang selalu mulai bikin amka marah, dan akhirnya amka lagi yang minta maap. sihir apa coba??

apapun implementasinya, yang jelas, saya suka mendengar sepenggal frasa enteng itu. melegakan, tapi memang terlalu menyepelekan, seperti semua hal tidak ada proporsinya, padahal ada sesuatu yang memang we need to cencerned about, dan tidak boleh dientengin gitu aja, tapi harus dilakuin dengan bener, lurus, dan sesuai aturan.

Itu2 semualah yang membuat saya kadang2 stress yang berlebihan, karena saya punya proporsi tersendiri untuk cita2, dan beberapa program realistis jangka pendek yang sedang tertata rapih, tidak boleh bergeser. Haha.. idealis tak beralasan. Tapi bagi saya manusia harus punya target, harus punya arah, dan harus ikhlas. Iya, ikhlas..

Ikhlas yang terkadang disaat2 tertetu tiba2 tanggal begitu saja dari diri saya, padahal itu tidak benar. Ketika tanggal itu.. saya jadi suka emosi ga jelas, dan menanggapi sebuah masalah yang mengganjal jalan saya dengan terlalu berlebihan. Perlu dicatat, hal ini hanya terjadi untuk sesuatu yang saya anggap prioritas.

Prioritas dalam hidup saya, sejauh ini setelah revisi terakhir adalah orang tua, pendidikan, dan kaka-adek. Pikiran saya masih terkungkung lekat dengan ketiga hal tersebut, dan setelah sebuah kejadian beberapa hari terakhir, saya menjadi sangat concerned dengan keinginan untuk menjaga perasaan dan hati orang tua, lebih dari sebelumnya.

Nah, hal2 itulah yang saya sebut prioritas, yang perlu saya pikirkan lebih besar proporsinya, yang tidak boleh saya pandang enteng, dan seperti sebelumnya, peta saya masih sama, target saya masih sama, dan semoga saya bisa benar2 menjalankan semuanya dengan baik. Amin.

22.3.09

politik, politik,

Kmaren abis dari les, saya disuru mampir ke kantor ayah. pas dijalan dengerin ayah ngobrol sama stafnya yang duduk di sebelahnya, apalagi kalo bukan soal politik. Kali ini menyoroti gerak gerik KPK belakangan yang terkesan sedang mengincar para petinggi2 sulsel, terlihat dari sekian kasus yang sedang di usut saat ini. Dan tau bagaimana seorang pemikir berpola politik kental melihat hal itu?

Statemen ayah seperti ini : sepertinya sedang ada konspirasi politik yang terjadi, pejabat2 sulsel sedang menjadi fokus sasaran KPK, semacam ingin menimbulkan kesan bahwa orang2 sulsel itu suka korupsi, tentu saja hal ini tidak terlepas dari rumor JK akan maju pada pilpres mendatang sebagai calon presiden.

Mengerti?? saya sedikit paham, dan manggut2 aja tidak menimpali sesuatu apapun, yang jelas timbul sebuah kesimpulan dalam pandangan saya mengenai orang2 yang terjun dalam dunia politik : orang2 berpikiran politis, tidak pernah berpikiran positif atau bahkan memang harus selalu skeptis atas setiap isu yang ada dilingkungannya.

Ketika dapat kesempatan ngobrol berdua saja dengan ayah, saya lalu bilang : orang politik selalu negatif thinking ya.. dan jadilah dia menjelaskan panjang lebar, bagaimana sebuah sikap politik yang jauh dari kesan idealis. However, diakhir obrolan, saya menutup, mungkin saya akan berujung di politik nantinya. Hehehe.. :D

Ngomong2 soal politik, skarang lagi jaman2nya kampanye. Setiap saya keluar rumah menuju jalan Urip Somoharjo lewat A.P.Pettarani, di trotoar jalan yang diatasnya berjejeran pohon2. Di batang pohon itu, tidak ada satupun yang tidak ada poster calegnya. Pokoknya rame abis, dan satu caleg yang paling sering saya liat adalah Indira Chunda Thita SYL, tidak lain dan tidak bukan putri dari orang nomer satu di SulSel. Thita menjadi caleg dari PAN, kontras dengan salah satu keluarga SYL juga, yang menjadi caleg dari partai demokrat (ga teguh pendirian banget sih!).

Diantara sekian banyak caleg, yang menjadi idola saya hanya 2 : Januar Jaury dan Faldy Ferdiansyah, keduanya dari partai Demokrat. Hal ini terlepas dari kagumnya saya pada presiden SBY loh.. FYI, tendensinya adalah karena kedua orang itu ganteng. Caleg paling ganteng lah diantara sekian banyak poster caleg yang ada. Hahay.. ;)

17.3.09

corat coret

They said : it is unpredictable me.

oiya???!!
Yang pasti makasar panassss bangeeettt, kpalaku mo pecah! hiks.. agak siangan tadi saya sempet keluar rumah, dan kerna mobil pada di pake smua, saya naek angkot, tidak ada kemajuan dengan perangkotan makasar, masi warna biru dengan bis warna warni, ples masi ugal2an, dan belum pake AC. hehe... :)
langit makasar cerah banget, sudah seminggu berlalu seperti itu, semacam sudah waktunya masuk musim panas, dan sudah waktunya fly over yang sudah hampir setahun tidak kelar di selesaikan! kalo di kota besar kek jakarta, pembangunan fly over sudah bisa selesai dalam waktu 2 bulan saja, disini mah, entah mengapa engga selese2.. shit, bikin jalan maceeet aja. Mana mentor yang saya temuin barusan lagi bad mood, bikin males blajar aja. Pas balik, tiba di rumah, langsung masuk kamar, ngademm.. sambil onlen. hehey..

Well, keadaan di rumah saat ini sedang kaco, di kacokan oleh adek laki2 saya yang bandel dan mulai bertindak sok jagoan di skolah, akibatnya bisa banyak, macem-macem, dari bokap suka ngomel pagi2 karna dia, sampek bokap sakit. hiks.. saya pingin ikutan ngomel rasanya, tapi engga nafsu, sebel sendiri jadinya, dan anteng aja, diem, ga mao ikutan beraneh2 juga.

Laluu... saya sedang demen lagunya Maroon5, Nothing Last Forever,
... everyday, with every word whispered we get more far away, the distance between us makes it so hard to stay, but nothing last forever but be honest babe, it hurts but it may be the only way...
hemm... nope. ga ada masalah sama urusan cintaku. ehm.. :)

dan juga demen gangguin kaka, yang lagi pacaran, ataw gangguin temennya, ga via sms atawpun via call. hahay... lagi demen usilin oraaang aja :P

Skarang, saya dalam dilemma pula. Mao lanjut kuliyah dimana?? UGM ataw UNAIR?? saya sedang bertanya2, jika dipertimbangkan dari sudut beberapa dan banyak hal, terkecuali cost pulang ke rumahnya.. saya prefer di Jogja, disana juga lebih adem, dan tentunya masih masuk peringkat TOP 500 University. Tapi bokap dan kaka, prefer di UNAIR Surabaya, alesannya lebih deket dari rumah. ahahaha... saya si engga keberatan, biar ga perlu LDR. hahay... tapii... view kedepannya bukan itu, koridornya terlalu sempit, alhasil, saya akan berusaha biar bisa lolos di UGeeM. Doakan! amien...

Sebagai penutup tulisan ga penting inii.. saya punya sebuah kalimat yang bikin bingung tapi menarik hati (duile..)

"DAUN terbang karena tiupan ANGIN atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal?"

Nah, ada yang taw maknanya???

14.3.09

hemm...

Hiyyaaa.. blog saya sepi postingan. Hiks.. saya juga kangen mao nulis aneh2 lagi, tapi ga pernah sempet, adaaa aja kerjaannya.

Skarang saya sedang stenby di rumah, siap diajakin jalan2 sama syapa aja, hehe.. dan nomer GSM juga sudah aktif. Lalu.. saat ini status saya sudah engga ada, bukan mahasiswa, bukan pula employee, secara KTM sudah tidak berlaku lagi, jika saya bisa menanggapinya secara berlebihan, bisa dibilang, saya sedang menyesal sudah lulus. Hohoho..

Abis ini, tidak cukup lama waktu dianggurin, mao ngurusin sekolah lagi, dan sekolah aja sampek habis. hehe..

Trus..trus, baru seminggu ninggalin malang, saya belum merasakan merindukan siapa2, apalagi apa2, mungkin karena tidak pernah merasa sendirian seperti kalo di malang, kadang suka aneh2 pikirannya kalo lagi dikosan sendirian. dan itu memang sangat tidak dianjurkan. Apalagi papa suka ngelenong, dan saya sama kaka sedang gencar mengkampanyekan program kompak selalu, and keep your glass filled for free refill at KFC21! I heart it! gimana engga, gratess..!! saya jamin, tempat itu bakal menjadi tempat makan junk food yang paling saya rindukan jika saya pergi lagi keluar makasar. Dan juga rukun2 banget aja sama balon kaka ipar, selepas persoalan kmaren, syukurlah.. smuanya adem ayem dah.

Oiya... saya tidak bisa menyangkal, saya merindukan Ardi, ga taw apa2 ttg dia saat ini, sialan betul orang itu, timbul-tenggelam. huh! capek. *have just seen a guy like you*

1.3.09

It is time..

Yes. This is it. It is time to share. It is time to let myself in. It is time to let go. It is time to make a wish. It is time to re-hold an old hope. It is time to realize. It is time to decide. It is time to return home. It is time to take another new assignment. it is time to go thru new path. It is time to pack those memories.

It is time for us.

It is time to say goodbye.

:)

*gonna miss you at sometime*

Soulmate*

Sedang mendengarkan lagu ini, dulu suka dibahas sama Santo, dan pertama suka dengernya ketika lagu Unwritten masih sering terdengar dimana-mana.
Inginnya saya ngobrol2 ga jelas lagi konferens sama Ufa dan Santo, kali dapat pencerahan.. :)


Incompatible, it don't matter though
'cos someone's bound to hear my cry
Speak out if you do
you're not easy to find

Is it possible Mr. Loveable
is already in my life?
right in front of me
or maybe you're in disguise

Who doesn't long for someone to hold
who knows how to love you without being told
somebody tell me why I'm on my own
if there's a soulmate for everyone

Here we are again, circles never end
how do I find the perfect fit
there's enough for everyone
but I'm still waiting in line

Who doesn't long for someone to hold
who knows how to love you without being told
somebody tell me why I'm on my own
if there's a soulmate for everyone

If there's a soulmate for everyone

Most relationships seem so transitory
They're all good but not the permanent one

Who doesn't long for someone to hold
who knows how to love you without being told
somebody tell me why I'm on my own
if there's a soulmate for everyone

Who doesn't long for someone to hold
who knows how to love you without being told
somebody tell me why I'm on my own
if there's a soulmate for everyone
If there's a soulmate for everyone

*Soulmate - N.Bedingfield

**thought I would let myself in about Ufa's offer, thought it'll make any sense at sometime, thought I do miss tis feeling.

23.2.09

Danau Gunung Tujuh

Someday... saya pengin kesini :


Danau Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.

^__^


*lagi denger Details in Fabric, kangen GSM saya*

Catatan Singkat Untuk "Tiga"

Hei manusia logis, kenali dirimu, sekalipun saya memang sudah pernah mendengar kamu mengatakan pada diri sendiri "saya memang agak sangat 'logika'". Untuk itu saya tidak akan pernah memaksamu untuk larut dengan 'hatimu', berpikirlah.. berpikirlah.. saya bukan siapa-siapa..
banyak yang akan terbuang percuma jika dicoba, dan saya atau kamu, saya tidak ingin ada yang sakit hati.

Jangan lambungkan hati dengan sebuah penerimaan yang ditandai dengan rangkaian tiga huruf "i-y-a", karena dengan kondisi dan keberadaan serta cita-cita masing-masing kita, hal itu hampir-hampir tidak bermakna setelahnya. Jangan berbuat hal bodoh, sampai kamu merasa yakin pada dirimu sendiri.

Yang saya yakini ada satu hal, jika kamu tahu tentang semuanya.. beralas pada pola pikir mengakar yang sudah pernah saya baca, kamu akan berpikir dua kali.

Untuk itu, maafkan saya..

Labil, Ribet, dan Kejadian tadi sore

Niru kata2 Nani, belakangan saya labil banget, dikit2 tersinggung, dibecandain dikit aja bawaannya pengin marah, dicuekin bentar aja bawaannya nyolot. Sabar Ndrie..Sabar..
Beberapa kali saya ngetik itu di notes hape, dan diam.. berusaha tenang, ngadepin banyak hal, ga temen, ga lingkungan, ga kampus, kecuali kaka (secara gimana bisa berbuwat labil sama penyokong dana liburan terbesarku?? ahahaha..), pokoknya lagi demen mulut manis deh di depan kaka. hihi.. :D

Kata Firda "lagi mo dapet bu??", ga taw ah, sepengalamanku, ga pernah tuh kek gini cuman gara2 mo 'dapet'. Lagi ga fokus aja pikirannya, belum juga urusan sendiri beres, ada urusan orang laen yang minta diurusin. WTF! kalo kek gini saya hebat sekali dalam urusan menolak mentah2, dan itu membuat saya menyesal melakukannya dibelakang, rasanya.. saya sudah mengecewakan diri saya sendiri, rasanya seperti menarik dollar dari celengan kebaikan pribadi. Saya emang masih agak risih bilang "tidak".

Urusan di kampus mungkin juga salah satu yang bikin saya ketar-ketir, orang rumah sering banget nanya "kapan pulang?', apalagi diminta usahain pulang sebelum tgl merah awal Maret, ada apa? saya juga ga taw, padahal urusan kampus belum kunjung jelas kapan bisa selesenya.

Bener2 ribet. Tadi urusan administrasi udah ku clearin smuanya, tersisa tanda-tangan ijazah, dan ijazahnya masih harus nunggu sampek hari kamis, itupun masi tentatif, belum taw udah ada ataw engga. Transkrip sama ribetnya, belum jelas kapan bisa kelar, orang pengajaran hanya bisa bilang "ga taw kapan pastinya, soalnya itu dari atas". Yang dimaksut dari atas itu dari langit?? *emang ujan??*

Iyya nih, udah hampir seminggu ini Malang ujan mulu, dari jem 1an mulae gerimis, dan semakin sore semakin kejam aja ujannya, yang bikin saya stuck di kampus agak lama. Tadi nongkrong di Roti THP. Seperti biasa, 'ngegaplek' (tubek banget ga sih bahasanya) alias 'ngartu' bersama2 Danil, Opor, Boms, dan Nani.
Semakin sore ujannya semakin deras, tapi suasana di dalem ruangan itu semakin panas aja (du i le). Diawali dari kalahnya Nani dan harus ngocok tuh kartu, karena Nani udah keseringan kalah, ya di sorakin tuh.. pas nyorakin agak kenceng.. anak2 yang du2k disebelanh langsung suitin kita2, soalnya mereka lagi blajar.. Kita langsung diem. Dan mulailah Danil memanas.
Danil : knapa??
Nani : (sambil ngumpulin kartu) hus..ada orang blajarr..
Danil : oo..blajar.. blajar jangan disini
Ndrie, Boms : hihi..
Opor : ...
Danil : blajar di perpus mas, (sambil ngeliyatin ke satu2nya cowo yang ada di kumpulan 'geng blajar' itu, dan tampaknya memang sedang ngelirik ke Danil juga)
Boms : ih, parah lu. (sambil cekikikan)
Opor : musiknya juga kan kenceng,
(iya sih, kalo emang ga mao ribut, ya mending pergi aja, wong itu t4 buwat nongkrong kok)
Danil masi aja terus ngeliyatin ke kumpulan anak2 itu sambil nyindir.
Ndrie : udah, udah, tenggang rasa..
Danil : Tenggang Rasa, Kayungyun???
Smua : ahahaha..
Danil : semakin di gedein ketawanya,

Abis itu masi aja ketawa sambil tetep maen kartu.

Beberapa saat kemudian anak2 sebelah itu ngejatuhin beberapa kertas yang keliyatan dari tempat Boms duduk,
Boms : ih, nyampah (dengan suara kecil)
Danil : siapa yang nyampah?
Ndrie : (baru maw duduk abis ngambil roti tiger satu lagi) siapa yang buang sampah sembarangan??
Boms : matanya langsung terbelalak ngedenger saya bilang gitu dengan lantang (gimana ga tambah dongkol tuh orang sebelah) sambil ketawa tanpa suara.
Ndrie : napa Boms, kalo mo ketawa, ketawa aja.. ahahaha..

kontan abis itu lagi2 cowo satu2nya di 'geng blajar' itu merasa tersindir dan bilang ke temen2nya "jatuh kabeh.", lalu mereka mungutin deh tuh kertas2 mereka yang terjatuh.

Lanjut lagi permainan dengan menertawakan hal lucu secara berlebihan, emang sengaja bikin rusuh, sengaja bikin ribut. Yang parah, ada beberapa lagu yang lagi di stel sama Mas Dwi itu dinyanyiin bareng (saya malah sempet maw minta lagu "Vindicated", biar bisa treak2 nyanyinya..), gimana ga tambah dongkol coba tetangga sebelah, tapi ga ada yang ngegubris. Danil tetep aja sesekali masih bilang, "kalo mo blajar itu di Perpus!", dan kata2 yang dulu terbiasa dibilang waktu jaman ngerjain skripsi "belum taw dia berhadapan dengan syapa??"

Si Boms sempet nawarin buwat pindah tempat, tapi Opor ga maw, biar seru kalo disini. hihihi.. bandel kan..

After all, jam 5 sore ujan mulai mereda, dan kami memutuskan untuk pulang, abis bayar2 smua makanan, dan ngecek smua barang mastiin ga ada yang ketinggalan, si Boms nyeletuk lagi,
Boms : eh, jangan ninggalin sampah
Ndrie : mas Hendro, nitip sampah ya.. haha...
Nah kita jalan nih maw keluar dari ruangan itu, si Danil masii aja sempet bilang "di perpus dong mas kalo maw blajar.."

Bener2 ganjil memang perilaku kita, berasa penguasa Roti THP, dari nyetir Mas Dwi buwat nyetel lagu selera kita sampek ngerecokin orang yang lagi belajar, anak2 FTP lagi, padahal diantara kita tidak ada satupun anak THP, ataupun FTP.
Berhasil dapet musuh lagi kali ini. Jangankan mahasiswa, suatu kali waktu jam2nya jumatan, saya, Danil, dan Boms nangkring di Roti THP juga bermain 'gaplek', saat itu lagi nungguin Opor yang lagi jumatan di MRP. Pas lagi bagian saya ngebagiin kartu..ada ibu2 setengah baya masuk, berniat membeli roti dan ngobrol dengan mas Dwi. Matanya lalu merasa risih melihat perilaku kita yang lagi maen kartu, lantas nanya ke mas Dwi,
Ibu2 : anak2 mana itu? (sambil ngeliyat ke arah kita, kebeneran wajah saya langsung yang dilihatnya)
mas Dwi : ga taw (sambil ikut2an ngeliyat ke kita2)
Aku kontan noleh, ngeliyat ibu2 itu, danil dan boms juga ikut ngeliyatin,
Ibu2 : mbok, ya ke perpus, ojo ngegaplek ae!
Ndrie : (diem, cekikikan, langsung ngeliyat ke Danil dan Boms)
Boms : (cekikikan)
Danil : (langsung nyeletuk) perpus tutup kan ya?
Boms : iyya, perpus tutup
Danil : iya, ini kan lagi jumatan, perpus lagi tutup!
Ndrie : ... iya ya..
Lalu kita bertiga tidak menggubris ibu2 itu dan tetap lanjuuttt bermain kartu. ahahaha...

Jujur, saya agak2 ciut sih, orang tua gitu.. ehehehe.. tapi anak2 yang saya temenin emg bandel, jadinya bgitu..
hehe..
Liar banget bukan?? semacam immoral people gitu deh.. :|

22.2.09

coba renungkan...

"Jangan melakukan Politik tanpa Prinsip, Kekayaan tanpa Pekerjaan, Kenikmatan tanpa Hati Nurani, Pengetahuan tanpa Watak, Perdagangan tanpa Moral, Ilmu tanpa Kemanusiaan, Ibadat tanpa Pengorbanan Diri."

Mahatma Gandhi

Coba renungkan, memang masuk akal ya..?

Senin, 16/06/08

-mama-

*saya selalu tersenyum membaca surat singkat ini*